Banjir Masih Tinggi, Bupati Sintang Teken SK Tanggap Darurat Bantingsor

Posted by : Admin Sintang Terkini January 25, 2024

Sintang-www.sintang-terkini.com-Pemerintah Kabupaten Sintang, memutuskan untuk menaikan status dari siaga menjadi tanggap darurat Bencana Alam Banjir, Angin Puting Beliung dan Tanah Longsor (Batingsor).

Masa tanggap darurat berlaku selama 30 hari sejak 22 Januari sampai dengan 30 Februari 2023.

“Sekarang sudah dinaikan status dari siaga menjadi tanggap darurat batingsor,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sintang, Abdul Syufriadi, Rabu 24 Januari 2024.

Keputusan Bupati Sintang untuk menaikan status tanggap darurat berdasarkan hasil rapat koordinasi tim BPBD dan jajaran stakeholder terkait yang melaporkan data terdampak banjir, potensi curah hujan beberapa pekan kedepan.

Banyak dari peserta rapat menyarankan agar menaikan status siaga menjadi tanggap darurat. Pertimbangannya, supaya penanganan lebih komprehensif, terarah dan terpadu.

Abdul menilai, langkah koordinasi akan semakin mudah jika statusnya naik menjadi tanggap darurat banjir. Selain itu, Pemprov Kalbar dan pemerintah pusat juga bisa ikut membantu menangani banjir.

Banjir di Kota Sintang, berangsur surut sejak tiga hari terakhir, namun, beberapa desa-kelurahan yang berada di bantaran sungai kapuas-melawi masih terdampak banjir.

Tinggi muka air banjir pasang luapan sungai Kapuas-Melawi tampak surut signifikan.

Jalan kalam yang semula digenangi banjir sepanjang lebih dari 200 meter kini sudah kering. Begitu juga dengan titik banjir lainnya.

Di simpang empat seroja, semula aktivitas masyarakat hanya bisa menggunakan sampan, sekarang relatif sudah bisa dilalui kendaraan.

“Air surut signifikan. Dua hari ini sekitar 150 cm. Hari ini juga semakin surut,” kata Indra, warga Ulak Jaya.

Berdasarkan data per tanggal 23 Januari 2024, warga terdampak banjir di Kecamatan Sintang 2.220 rumah atau 3.854 kepala keluarga.

Pemerintah Kabupaten Sintang, memutuskan untuk menaikan status dari siaga menjadi tanggap darurat Bencana Alam Banjir, Angin Puting Beliung dan Tanah Longsor (Batingsor).

Masa tanggap darurat berlaku selama 30 hari sejak 22 Januari sampai dengan 30 Februari 2023.

Wakil Bupati Sintang, Melkianus mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap banjir susulan. Mengingat potensi curah hujan dalam beberapa waktu kedepan masih cukup tinggi.

“Air memang sudah surut. Tapi kita tetap harus waspada dan antisipasi kiriman dari perhuluan sungai seperti dari Kapuas Hulu dan Melawi,” kata Melkianus.

 

 

RELATED POSTS
FOLLOW US