Sekda Sintang Pimpin Rapat Persiapan Mengikuti Penilaian Kinerja TPPS di Pontianak

Posted by : Admin Sintang Terkini May 21, 2024

Sintang-www.sintang-terkini.com-Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Kartiyus memimpin jalannya rapat persiapan mengikuti penilaian kinerja Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sintang dalam menurunkan stunting di Kabupaten Sintang selama 2023 di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang pada Selasa, 21 Mei 2024.

Hadir pada rapat tersebut Maryadi Kadis Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang dan jajarannya serta Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemkab Sintang yang tergabung dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Sintang.

“penilaian kinerja TPPS Se Kalbar akan dilakukan di Pontianak pada 27-28 Mei 2024. Untuk tahun ini agak berbeda metodenya. Bapak Pj Gubernur Kalbar langsung turun tangan melakukan wawancara dengan TPPS Kabupaten Kota Se Kalbar. Jadi, saya minta kita menyiapkan diri baik dari sisi materi maupun mental. Maka hari ini kita kumpul dulu sebelum berangkat ke Pontianak” terang Kartiyus.

“nanti saya juga akan ikut ke Pontianak. Siapkan materi 8 aksi konvergensi yang sudah kita lakukan di tahun 2023, lalu paparkan dengan jelas beserta buktinya, apa inovasi kita untuk menurunkan stunting di Kabupaten Sintang. semua harus ada buktinya, bahwa kita sudah melakukan upaya untuk menurunkan stunting” tambah Kartiyus.

Uni Qalbarri Anggota Tim Satuan Tugas Stunting Provinsi Kalbar yang diberikan tugas mendampingi TPPS Kabupaten Sintang menyampaikan bahwa target secara nasional angka stunting di Tahun 2024 adalah 14 persen.

“untuk angka stunting di Kabupaten Sintang sendiri pada tahun 2021 sebesar 38, 2 persen, tahun 2022 sebesar 18, 7 persen dan tahun 2023 sebesar 24,8 persen. Ini tantangan kita di Sintang, karena angka stuntingnya turun naik” terang Uni Qalbarri

“maka kita harus melalukan gerakan intervensi serentak pencegahan stunting melalui pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi, validasi dan intervensi bagi seluruh ibu hamil dan balita secara berkelanjutan. Hasil akhir yang kita harapkan adalah penurunan jumlah balita stunting baru di Kabupaten Sintang” terang Uni Qalbarri. RILIS PROKOPIM.

RELATED POSTS
FOLLOW US