Ketua DPRD Kabupaten Sintang, H. Indra Subekti, menghadiri pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kabupaten Sintang Tahun 2027 yang digelar di Pendopo Bupati Sintang pada Kamis, 9 April 2026.
Kegiatan strategis tahunan tersebut menjadi forum penting dalam menyusun arah kebijakan pembangunan daerah, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari tingkat daerah hingga provinsi. Dalam Musrenbang kali ini, Pemerintah Kabupaten Sintang menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur masih akan menjadi prioritas utama hingga tahun 2030 mendatang.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kalbar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, OPD Pemkab Sintang, dan peserta Musrenbang lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Indra Subekti menegaskan pentingnya Musrenbang sebagai wadah menyerap aspirasi masyarakat sekaligus merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran. Ia menyambut baik fokus Pemkab Sintang yang tetap menjadikan sektor infrastruktur sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
“Kami di DPRD sangat mendukung arah kebijakan pembangunan yang memprioritaskan infrastruktur. Ini menjadi kebutuhan mendasar masyarakat, terutama untuk membuka akses wilayah, memperlancar distribusi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi geografis Kabupaten Sintang yang cukup luas dengan tantangan aksesibilitas di sejumlah wilayah menjadikan pembangunan infrastruktur, khususnya jalan dan jembatan, sebagai kebutuhan yang tidak bisa ditunda.
“Masih banyak wilayah di Sintang yang membutuhkan peningkatan infrastruktur. Dengan perbaikan dan pembangunan yang berkelanjutan hingga 2030, kita berharap konektivitas antar wilayah semakin baik,” tambahnya.
Indra Subekti juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat dalam mewujudkan pembangunan yang merata. Ia menilai dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sangat penting, terutama untuk pembangunan infrastruktur yang menjadi kewenangan provinsi.
“Kehadiran Wakil Gubernur Kalbar dalam Musrenbang ini tentu menjadi sinyal positif. Kita berharap ada dukungan nyata dari pemerintah provinsi untuk pembangunan di Sintang,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan agar setiap program yang direncanakan dalam Musrenbang benar-benar mempertimbangkan kebutuhan riil masyarakat serta disusun secara terukur dan berkelanjutan.
“Perencanaan yang baik akan menghasilkan pembangunan yang berkualitas. Kita ingin setiap program yang disusun benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, penegasan Pemkab Sintang terkait prioritas pembangunan infrastruktur hingga 2030 menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan, khususnya dalam meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan antar wilayah.
Dengan keterlibatan berbagai pihak dalam Musrenbang ini, diharapkan hasil perencanaan yang dihasilkan dapat menjadi dasar kebijakan pembangunan yang efektif, serta mampu mendorong kemajuan Kabupaten Sintang ke arah yang lebih baik di masa mendatang.

