Dalam momentum peringatan Hari Bumi 2026, Ketua DPRD Kabupaten Sintang, H. Indra Subekti, mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian alam di wilayah Kabupaten Sintang. Hal tersebut disampaikan H. Indra Subekti pada Rabu, 22 April 2026.
Dalam pernyataannya, H. Indra Subekti menegaskan bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan serius yang harus dihadapi bersama. Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, baik di lingkungan permukiman, jalan umum, maupun di aliran sungai yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat.
“Peringatan Hari Bumi ini harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Saya mengajak seluruh masyarakat Sintang untuk tidak membuang sampah sembarangan. Hal kecil seperti ini sangat berdampak besar bagi kelestarian lingkungan kita,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Sintang dalam mengatasi persoalan sampah yang semakin kompleks. Menurutnya, upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pengelolaan sampah harus didukung dengan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Persoalan sampah harus diselesaikan secara bersama-sama. DPRD mendukung langkah-langkah Pemkab Sintang dalam meningkatkan sistem pengelolaan sampah, namun masyarakat juga harus berperan aktif,” tambahnya.
Selain itu, H. Indra Subekti juga mengajak masyarakat untuk terus menanam pohon sebagai upaya menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi dampak perubahan iklim. Ia menilai gerakan menanam pohon perlu terus digalakkan, baik di lingkungan sekolah, perkantoran, maupun kawasan pemukiman.
“Menanam pohon adalah investasi jangka panjang bagi lingkungan kita. Selain menjaga kualitas udara, pohon juga berperan penting dalam mencegah banjir dan menjaga ketersediaan air. Mari kita jadikan kegiatan menanam pohon sebagai budaya bersama,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap momentum Hari Bumi 2026 tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi benar-benar menjadi titik awal perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan. Kesadaran kolektif, menurutnya, menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Dengan komitmen bersama antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Sintang dapat menjadi daerah yang semakin peduli terhadap lingkungan dan mampu mengatasi berbagai persoalan ekologis di masa mendatang

